Catatan ringan saja tapi menurut saya cukup urgen untuk disampaikan. Karena sayapun sempat salah memahami. Sejak terbitnya Surat Edaran Kepala BP. Konstruksi Nomor IK.02010-kk/978 terkait konversi Perihal Pemberlakuan Klasifikasi dan Kualifikasi Usaha Jasa Konstruksi Pada Pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Jasa Konstruksi Untuk Tahun 2014, beberapa hal terkait klasifikasi dan sub klasifikasi masih perlu dijelaskan lebih detil oleh pemegang kebijakan.

    Utamanya tentang penggolongan sub klasifikasi yang tertuang pada tabel PERMEN PU Nomor 08/2011. Salah satu yang masih terjadi multitafsir adalah klasifikasi BangunanGedung dimana didalamnya tertuang BG004 dan BG009.

sumber : PERATURAN LEMBAGA PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI NASIONAL NOMOR : 10 TAHUN 2013 TENTANG REGISTRASI USAHA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI

Yang menjadi titik masalah adalah adanya kata “komersial” pada BG004 hal ini kemudian membuat banyak penggiat pengadaan yang memahami bahwa pembangunan gedung kantor “pemerintahan” tidak termasuk dalam BG004. Komersial vs Publik ini menjadi bahan perdebatan panjang yang ujungnya pada ketidakseragaman penentuan sub klasifikasi pengadaan pekerjaan pelaksanaan konstruski bangunan gedung. Saya sendiri sempat mempunyai pemahaman bahwa pelaksanaan pembangunan gedung pemerintahan masuk dalam kategori BG009 karena definisi bangunan publik non komersial.

Bahkan informasi dari teman yang bertugas di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) pengurusan Subklasifikasi BG009 mengalami peningkatan gara-gara penggunaan BG009 dalam persyaratan pelelangan. 😀

Dalam kaitan ini, saya mencoba mencari referensi dari beberapa teman. Salah satunya dengan Bapak Soepartono yang aktif pada LPJK Prov. Jawa Tengah yang kebetulan juga senior saya sebagai trainer PBJ LKPP-RI. Akhirnya saya dapatkan referensi yang menurut saya cukup kuat bagi saya sebagai pokja.

Dokumen tersebut adalah salah satu konten Materi Sosialiasi Teknik SBU-SKA-SKT LPJK Provinsi Jawa Tengah dimana pada slide 15, LPJKN Pusat dengan tegas menyatakan bahwa, “Bangunan dengan tujuan komersil pada BG004 adalah sudut pandang teknis sebuah bangunan yang peruntukannya dapat menampung orang dengan jumlah yang cukup banyak dengan seluruh kegiatan didalamnya. Bangunan dengan tujuan komersial akan mempunyai “beban hidup” dan “angka keamanan” yang lebih besar dibandingkan dengan bangunan non komersial.”

Dengan demikian untuk bangunan perkantoran baik dengan tujuan komersil maupun perkantoran pemerintahan masuk dalam subklasifikasi BG004 bukan BG009.


Lalu bagaimana bangunan gedung yang termasuk dalam bangunan gedung lainnya? Ini yang masih menjadi bahan diskusi. Sementara dalam pemahaman saya bangunan gedung yang termasuk dalam klasifikasi ini adalah bangunan yang tidak menjadi satu kesatuan fungsi dari bangunan utama atau bangunan yang peruntukannya tidak untuk menampung orang dengan jumlah yang cukup banyak dengan seluruh kegiatan didalamnya. Misal pembangunan pagar atau tempat parkir dan lainnya.

Demikian sekadar berbagi bahan diskusi semoga bermanfaat. (Bahan Sosialisasi silakan unduh pada menu download folder PU Konstruksi > lpjk).

Print Friendly, PDF & Email