Month: January 2016

Pengadaan Bahan Bakar Minyak dengan Tarif Resmi

    Pengadaan bahan bakar minyak (BBM) seringkali dijadikan bahan diskusi dalam metode pengadaanya. Bagaimana menentukan metode pengadaan yang tepat. Dalam kerangka manajemen, tentu pengelolaan BBM tidak bisa ditetapkan satu metode mutlak. Mengingat karakteristik kebutuhan bisa sangat spesifik. Untuk itu artikel ini mencoba menangkap kondisi umum saja.     Sebelum membahas lebih lanjut ada baiknya kita buka kembali artikel Rumus Kontrak yang akan saya coba copas disini. Sifat kontrak berdasarkan Perpres 54/2010 dan seluruh perubahannya adalah Lump Sum dan Harga Satuan. Dalam rumus kontrak terdapat 4 komponen yaitu : Item Pekerjaan Volume Harga Satuan Jumlah Jika dilihat dari kepemilikan maka komponen Item Pekerjaan dan Volume adalah milik PPK sebagaimana tertuang dalam daftar kuantitas (BoQ). Untuk itulah kemudian jika terdapat perbedaan antara Dokumen Pemilihan dan Dokumen Penawaran, maka untuk Item Pekerjaan dan Volume yang menjadi acuan adalah Dokumen Pemilihan. Komponen Harga Satuan dan Jumlah adalah milik penyedia sebagai penawaran. Maka kemudian ketika terdapat perbedaan antara Dokumen Pemilihan dan Dokumen Penawaran maka untuk Harga Satuan dan Jumlah yang menjadi acuan adalah Dokumen Penawaran. Kemudian secara umum baik sifat Lump Sum maupun Harga Satuan, komponen Item dan Harga Satuan bersifat tetap. Dengan demikian mengubah Item Pekerjaan ataupun Harga Satuan Kontrak harus berdasarkan justifikasi yang kuat hal ini kemudian dikaitkan dengan keadaan Kahar atau kontrak yang masa pelaksanaannya telah melewati bulan ke-12 atau kondisi unforseen sebagaimana tertuang dalam kontrak. Sifat Lump Sum Kontrak bersifat lump sum mengikat...

Read More

Campur-Campur IP Man dan Filosofi Kopi

(Sebuah Resensi Film by Samsul Ramli) Terlalu lama rasanya tidak menuliskan tentang apa yang didapat dari sebuah tontonan. Disela-sela ba’da acara dan menunggu jadwal penerbangan pulang kusempatkan untuk mampir sejenak di Mall Taman Anggrek. Tujuan utama XXI. Memuaskan dahaga tontonan, apalagi sendirian. Kata orang nonton sendirian itu gak enak, buatku nonton sendirian itu tak selalu enak. Jadi kadang ada enaknya juga. Diantara pilihan film yang tersedia waktu yang memungkinkan, menghitung jarak ke bandara dan jadwal penerbangan, hanyalah IP Man dan Alvin And The Chipmunks. Kalo Alvin sudah nonton bareng si Puteri dus pilihan pun jatuh ke IP Man (Yip Man). Yip Man yang diperankan Donnie Yen menjadi sosok yang super duper cool. Sejak Yip Man 1 dan 2 tampaknya yang ke-3 ini justru lebih berasa romantis dramatisnya. Untuk 1 dan 2 terus terang nonton penasaran dengan ilmu bela dirinya. Yang ke-3 ini juga sebenarnya sama, apalagi ada Mike Tyson. Ternyata Wison Yip sang sutradara mampu menyisipkan cerita romantis dramatis yang cukup menyesakkan dada. Ketangguhan Grand Master Kungfu Wing Chun Yip Man luluh lembut ketika berhadapan dengan keluarga kecilnya. Bahkan ketika dipaksa bersujud sang legenda tak menampik kala buah hati kesayangannya terancam. Kelembutan inipun terpapar dengan sangat baik ketika Yip Man dipaksa bertarung dalam ruang sempit Lift dengan petarung Muay Thai. Gerakan terukur, kuat dan lembut melindungi sang isteri Cheung Wing-sing yang diperankan aktris Lynn Hung. Agak jengah aja sih...

Read More

Tentang Solusi Akhir Tahun 2015, PMK 243/2015

Karena sejak tahun 2012 mencermati regulasi akhir tahun, tahun ini sebenarnya agak malas mempelajari. Ini tidak patut ditiru! Dengan ramainya pembicaraan tentang regulasi penyelesaian kontrak diakhir tahun ini, memancing saya untuk melihat lagi regulasi rutin akhir tahun Kementerian Keuangan. Peraturan ini adalah PMK 243/PMK. 05/2015 tentang Peraturan Menteri Keuangan Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 194/PMK.05/2014 Tentang Pelaksanaan Anggaran Dalam Rangka Penyelesaian Pekerjaan Yang Tidak Terselesaikan Sampai Dengan Akhir Tahun Anggaran (PMK 243/2015). Ketika melakukan search artikel ternyata tentang kontrak akhir tahun ini telah sedemikian banyak artikel yang saya buat, dan kali ini nambah 😀 http://samsulramli.com/2012/01/14/benarkah-proyek-terlambat-pasti-bermasalah/ http://samsulramli.com/2012/12/18/langkah-langkah-akhir-tahun-untuk-apbd/ http://samsulramli.com/2012/12/27/alternatif-ii-langkah-akhir-tahun-versi-permendagri-372012/ http://samsulramli.com/2013/12/02/ternyata-solusi-akhir-tahun-putus-kontrak-telaah-kritis-perdirjen-perbendaharaan-per-42pb2013/ http://samsulramli.com/2013/09/24/kontroversi-hati-ppk-putus-kontrak-atau-terus-saja/ http://samsulramli.com/2013/01/12/menyoal-keterlambatan-pelaksanaan-proyek-pemerintah-lagi/ http://samsulramli.com/2014/10/22/solusi-akhir-tahun-sekarang-diperlukan-kpa-sakti-mandraguna/ http://samsulramli.com/2014/10/30/sedikit-coret-coretan-solusi-kontrak-akhir-tahun-apbd/ http://samsulramli.com/2014/03/10/jadi-ppk-harus-setengah-dewa/ Dilihat dari terbitnya aturan terbaru ini memang betul-betul regulasi akhir tahun karena terbit diujung tahun yaitu tanggal 23 Desember 2015. Kesan terbit dalam kondisi terdesak masih saja menyertai aturan akhir tahun. Jika mau dirunut, dari yang saya ketahui saja, penyakit kontrak diujung tahun ini ada sejak tahun 2009 dan pola terbit regulasi selalu ada. Artinya fenomena akhir tahun belum sembuh juga, atau memang tidak harus disembuhkan karena bukan penyakit. Tabel Perbandingan PMK 194/2014 PMK 243/2015 Pasal 2 Pekerjaan dari suatu kontrak tahunan yang dibiayai dari Rupiah Murni, harus selesai pada akhir masa kontrak dalam Tahun Anggaran berkenaan. Pasal 3 (1) Dalam hal pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 tidak terselesaikan sampai dengan akhir Tahun Anggaran, penyelesaian sisa pekerjaan dapat dilanjutkan ke Tahun Anggaran Berikutnya....

Read More

Ikuti Blog Saya via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 5,739 other subscribers

Events


Arsip